Sehari setelah terjadinya gempa, WI Bandung mendapat informasi bahwa rumah keluarga salah seorang pengurus WI Bandung turut hancur karena gempa. Dikabarkan keluarganya selamat kerena sedang berada di luar rumah.
Sabtu, 5 September 2009, ikhwah tersebut sudah berada di Bandung dan membawa gambar-gambar kehancuran infrastruktur di Kecamatan Cikelet. Kondisi tersebut cocok dengan berita yang disampaikan oleh beberapa media, baik cetak maupun elektronik.
Korban jiwa memang tidak sebanyak di Cianjur yang mencapai lebih dari 40 orang. Namun, kerusakan bangunan yang hampir merata di seluruh wilayah kecamatan akan memakan waktu cukup lama untuk mengembalikan warga ke rumah masing-masing. Hal itu berarti, warga yang rumahnya hancur akan tinggal berbulan-bulan dalam tenda sampai rumah mereka selesai di bangun.
Gambar-gambar di bawah ini adalah kondisi Cikelet pascagempa pada Kamis, 3 September 2009 yang diambil langsung oleh relawan WI.
Kondisi rumah-rumah yang hancur oleh kekuatan gempa 7,3 SR

Kondisi masjid-masjid yang rusak dan tidak dapat lagi digunakan untuk shalat berjamaah.

Keadaan pengungsi di tenda-tenda dan tempat terbuka. Cuaca di Cikelet yang sangat ekstrem; siang panas sekali dan malam dingin menambah derita korban.
Setelah mengamati gambar dan mendengarkan penjelasan dari ikhwah yang turun langsung ke lapangan, musyawarah pada Sabtu, 5 September 2009 akhirnya memutuskan untuk menggalang bantuan dan memfokuskannya di Kecamatan Cikelet.
Related posts:












Assalamu’alaikum..Ikwah Fillah.
Alhamdulillah, info kegitan Gempa Jabar bisa di publish juga. Semoga kader, simpatisan dan donatur bisa melihat info dan aktivitas kegiatan Program Pembinaan dan Dakwah WI-Bdg lebih jauh lagi. Untuk membangun kepercayaan yg mendalam…
Salam
Alhamdulillah…semoga saudara-saudara yang berada dilokasi musibah saat ini bisa kembali menjalani hidup dengan normal. Bahkan semoga cobaan dari Allah berupa gempa semakin membuat kita dekat kepada Allah ta’ala.